Jenis Investasi yang Menjanjikan

0

Investasi merupakan salah satu hal penting yang harus dilakukan untuk mencapai finansial freedom atau kebebasan finansial di masa depan. Ada beragam investasi yang bisa Anda pilih. Berikut beberapa jenis investasi yang menjanjikan menurut Warna Biru hingga saat ini:

1. Membuka Tabungan Deposito

Deposito merupakan investasi dengan risiko paling minimal dengan imbal hasil yang pasti, meskipun tidak besar. Deposito mensyaratkan Anda menginvestasikan sejumlah uang dalam jangka waktu tertentu. Anda hanya bisa mengambil uang Anda saat masa jatuh tempo.

Jika Anda ingin mengambil uang yang Anda depositokan di luar masa jatuh tempo, maka Anda akan dikenakan biaya royalti. Kelebihan menggunakan deposito yaitu bunga yang lebih tinggi dari tabungan biasa di bank, dan kepastian mendapat imbal hasil investasi.

Kelemahan deposito yaitu bunga yang relatif lebih rendah dibanding laju inflasi dan adanya biaya penalti yang harus dibayar jika membutuhkan uang mendadak, di luar masa jatuh tempo.

2. Investasi Emas atau Logam Mulia

Investasi emas atau logam mulia hingga saat ini masih dianggap “save heaven”. Harga emas yang cenderung naik dari tahun ke tahun membuat banyak orang berminat terhadap investasi ini.

Keuntungan investasi emas yaitu bentuk fisiknya yang kuat, tahan terhadap cuaca dan kondisi alam yang mengancam seperti banjir dan lain sebagainya. Bentuknya yang mungil, praktis untuk disimpan. Selain itu, harga emas dari masa ke masa selalu mengalami kenaikan harga.

Kelemahan investasi emas yaitu Anda perlu waktu yang cukup lama untuk mendapatkan selisih harga yang cukup menguntungkan. Perlu sekitar lima hingga sepuluh tahun untuk mendapatkan keuntungan yang cukup banyak.

3. Berinvestasi di Reksadana

Reksadana merupakan salah satu investasi menguntungkan yang cukup mudah dilakukan. Reksadana memberikan keuntungan lebih banyak dibanding deposito dan tabungan biasa.

Keuntungan lain dari reksadana yaitu adanya diversifikasi risiko. Hal ini dikarenakan uang investasi yang Anda tanam akan disebar ke beberapa instrumen investasi. Sehingga jika ada salah satu yang anjlok, investasi yang lain masih dapat menutupi kerugiannya.

Reksadana juga memerlukan modal yang sangat kecil, bisa dimulai dari Rp10.000, sangat terjangkau kan? Selain itu, reksadana juga dikelola oleh manajer investasi profesional sehingga risiko ruginya juga minimal.

Kelemahan reksadana yaitu adanya risiko yang membayangi, karena memang tidak ada reksadana yang risikonya nol. Kemudian, adanya biaya-biaya yang dibebankan pada dana investor mencakup fee manajer investasi dan biaya custodian. Namun, dengan berkembangnya reksadana di beberapa platform online dapat memangkas biaya-biaya tersebut.

4. Membeli Saham

Investasi saham merupakan investasi high risk and high return, artinya risiko ruginya besar namun keuntungannya juga tinggi dibanding investasi lainnya. Hal ini dikarenakan harga saham dapat naik dan turun secara drastis dalam waktu singkat. Investasi saham terbagi menjadi saham pertumbuhan dan saham deviden.

Saham pertumbuhan tidak memberikan bagi hasil kepada investor. Jadi jika Anda memilih saham jenis ini, Anda harus menjual saham Anda untuk mendapatkan keuntungan di saat harga saham sedang naik. Sedangkan pada saham deviden, perusahaan akan membagi hasil keuntungan perusahaan kepada para investor.

Sebelum melakukan investasi saham, ada baiknya Anda mempelajari tentang saham blue chip yang berarti saham perusahaan besar yang sudah stabil pendapatannya.

5. Investasi Properti

Properti merupakan investasi jangka panjang yang memberikan keuntungan tinggi. Harga properti yang hampir selalu naik dari tahun ke tahun membuat properti menjadi salah satu pilihan investasi favorit hingga saat ini.

Ada dua cara mendapatkan keuntungan dari investasi properti. Cara pertama, Anda membeli properti saat ini lalu menjualnya beberapa tahun mendatang untuk mendapatkan selisih harga yang signifikan. Cara kedua, Anda menyewakan properti Anda dan mendapatkan keuntungan dari uang sewa tersebut.

Kelebihan investasi properti yaitu nilainya yang selalu naik dari masa ke masa. Namun kelemahannya yaitu membutuhkan modal yang besar dan biaya perawatan yang tidak sedikit.

6. Mengikuti Progam Unit Link

Unit link merupakan investasi yang digabung dengan asuransi. Jadi, dengan pembelian satu unit link, Anda akan mendapatkan dua keuntungan sekaligus, proteksi dan investasi.

Unit link banyak ditawarkan oleh perusahaan asuransi. Kemudahan mendapatkan proteksi dan investasi yang ditawarkan membuat banyak orang tertarik pada investasi jenis ini.

Kelebihan memilih unit link yaitu dengan membayar premi, Anda sudah mendapat dua benefit sekaligus. Sedangkan kelemahannya yaitu adanya risiko nilai investasi tidak mencukupi untuk membayar asuransi sehingga Anda harus melakukan top up atau penambahan biaya di luar premi biasanya.

Itulah jenis investasi yang menjanjikan dalam jangka panjang versi WarnaBiru. Setiap investasi pasti memiliki sisi kelebihan dan kekurangan, namun enam jenis investasi di atas merupakan investasi yang paling populer dan menjanjikan. Selamat memilih investasi terbaik Anda.

Memiliki pertanyaan atau pengalaman terkait topik Investasi? Jangan ragu untuk menuliskan pertanyaan Anda melalui kolom komentar yang disediakan. Kami akan segera membalas semua pertanyaan Anda sesegera mungkin.

Tinggalkan Balasan