Wow!!! Denda Bagi Pelanggar Peraturan Lockdown Arab Saudi Mulai 400 Juta Hingga 2 Miliar Rupiah

Baca juga

Keuntungan menjadi anggota VIP danarupiah

Warnabiru.com – Pengguna aplikasi danarupiah pasti tidak asing lagi dengan istilah anggota VIP danarupiah yang bisa dimukan didasbor aplikasi...

10 Penyedia Pinjaman Online Dan KTA Tanpa Kartu Kredit Dengan Proses Termudah

Warnabiru.com - Pusing dengan rumitnya syarat pengajuan KTA ke bank? Jangan khawatir karena masih banyak pilihan alternatif yang bisa...

Pengenalan Marketplace Dan Toko Online Bagi Pemula

Toko Online adalah media yang memudahkan orang untuk membeli dan menjual barang tanpa harus bertemu atau bertemu muka karena...

Denda Bagi Pelanggar Peraturan Lockdown Arab Saudi, Warnabiru.com – Arab Saudi telah membentuk sebuah unit penegak disiplin dari kepolisian untuk memantau dan menertibkan penerapan lockdown akibat wabah virus corona, dan juga melarang untuk mengadakan pertemuan atau kerumunan orang melebihi lima orang.

Kerajaan Arab Saudi sebelumnya sudah mengatakan jika pertemuan lebih dari satu keluarga merupakan aktifitas yang dilarang. Namun , pada hari kamis (7/5/20), pihak berwenang mengumumkan secara spesifik terkait peraturan dalam lockdown.

Mereka juga mengatakan bahwa siapa saja yang melanggar peraturan akan diberikan sanksi secara hukum, dan juga menghimbau masyarakat agar melaporkan kepada pihak berwajib bila terjadi pelanggaran.

BACA JUGA: WHO Mengatakan ‘Pandemi Jauh Dari Selesai’ , Mengkhawatirkan Anak Kecil

Denda Pelanggar peraturan lockdown arab saudi

Pemerintah arab mengatakan denda mencapai 100 ribu riyal (400 juta rupiah) jika diketahui mengadakan suatu perkumpulan melebihi satu keluarga, baik itu diruangan pribadi ataupun ruang publik, termasuk juga rumah, lokasi konstruksi, dan toko.

Aturan yang sama juga diberlakukan dalam berbagai kegiatan seperti mengadakan pesta pernikahan, dan upacara pemakaman.

BACA JUGA: Ratusan Polisi India Dinyatakan Positif COVID-19

Jumlah kasus infeksi baru yang terkonfirmasi di Arab Saudi mencapai 1600 kasus per hari. Kerajaan telah mencatat terdapat 33.371 kasus positif COVID-19, dan 219 kasus yang meninggal dunia sejak awal wabah.

Pada hari rabu lalu (06-05-2020), kerajaan arab saudi secara resmi telah memperkenalkan hukuman baru yang ketat bagi penduduk dan warga yang telah terbukti melanggar peraturan lockdown.

Denda dapat meningkat hingga 2 milyar

Barang siapa yang telah terbukti melanggar peraturan lockdown dapat didenda hingga 200 ribu riyal atau setara dengan 800 juta rupiah, sekaligus menjalani hukuman penjara selama dua tahun.

Sementara, bagi warga yang dengan sengaja menyebarkan virus dapat dikenakan denda hingga 500 ribu riyal (2 Miliar rupiah) dan menjalani hukuman penjara selama lima tahun.

BACA JUGA: WHO Peringatkan Negara Yang Mencoba Longgarkan Lockdown

Bagi pelanggar yang bukan warga negara arab pemerintah akan memberikan sanksi deportasi dan dilarang untuk memasuki negara tersebut secara permanen.

 

Berita Terkait

Masalah Regulasi Batasi Indonesia dalam Rantai Farmasi Global

Warnabiru.com - Kini, dunia sedang berlomba untuk memerangi pandemi COVID-19. Namun, Indonesia justru bisa kehilangan kesempatan untuk meningkatkan perannya dalam rantai nilai global industri...

Alat Rapid Test Corona Buatan Indonesia yang Tengah Diperbincangkan

Warnabiru.com - Virus Corona benar - benar membuat semua pihak kalang - kabut. Bagaimana tidak penyebaran virus yang berasal dari Cina ini begitu cepat....

WHO Rilis Data Turunnya Akses Obat HIV di Tengah Krisis COVID-19

Warnabiru.com - Pandemi COVID-19 sekarang mengancam akses perawatan HIV / AIDS, karena negara-negara, termasuk Indonesia, berfokus pada penanggulangan penyakit pernapasan yang sangat menular.Organisasi Kesehatan...

Sisi Lain Walikota Surabaya Risma yang Viral Karena Sujud Kaki ke Dokter

Surabaya - Walikota Tri Rismaharini tengah menjadi pembicaraan karena melakukan sujud di kaki dokter. Hal itu bermula saat pertemuan Pemerintah Kota Surabaya dengan Ikatan...

APA PENDAPAT ANDA

Silahkan masukan komentar
Masukan nama Anda disini

Berita Terbaru

AJI Surabaya Rilis Data Pekerja Media Terinfeksi COVID-19, Tiga Meninggal Dunia

Warnabiru.com - Menurut Aliansi Jurnalis Indoneisa (AJI) Surabaya, lebih dari 50 pekerja media di Surabaya, Jawa Timur, telah dites...

Beberapa Sekolah Sudah Memulai Tahun Ajaran Baru

Warnabiru.com - Setelah berbulan-bulan belajar dari rumah, siswa di beberapa daerah Indonesia kembali ke sekolah pada hari Senin sesuai dengan apa yang disebut protokol...

Selain Hakim di Aceh yang Dianiaya, Sederet Hakim Ini Juga Bernasib Sama

Seorang pria berinisial MUS ditahan Polres Aceh Timur karena melakukan pemukulan terhadap Hakim Mahkamah Syari'ah Idi, Salamat Nasution. Dalam laporan bernomir LP/79/Yan.1.6/VII/2020/SPKT tanggal 7...

Masalah Regulasi Batasi Indonesia dalam Rantai Farmasi Global

Warnabiru.com - Kini, dunia sedang berlomba untuk memerangi pandemi COVID-19. Namun, Indonesia justru bisa kehilangan kesempatan untuk meningkatkan perannya dalam rantai nilai global industri...

2024, BP Tapera Akan Kelola Rp60 T Fokuskan Lembaga Pemerintah

Warnabiru.com - Badan pengelola program tabungan perumahan umum (BP Tapera) memperkirakan bahwa mereka akan mengumpulkan dan mengelola Rp60 triliun pada tahun 2024, sebagian besar...

Berita Pilihan

Selain Dilarang Berpakaian Ketat Ini Syariat Islam yang Diterapkan di Aceh

Warnabiru.com - Media sosial di Aceh dihebohkan dengan foto - foto dan video 10 perempuan berbaju seksi tengah bergowes ria berkeliling Kota Banda Aceh....

Para Konsumen yang Merasa Diketok Harga Oleh Pedagang

Warnabiru.com - Seorang pemilik mobil merasa diketok harga saat dirinya melakukan tambal ban mobilnya. Akun instagram bernama @chieagoestine merasa dongkol dan kecewa karena harus...

Selain Tokopedia Perusahaan Ini Juga Mengalami Peretasan Data Konsumen Bahkan Sampai Bayar Hacker

Tokopedia tengah menjadi sorotan karena pada Mei 2020 forum peretas Raidforums mengaku memiliki data 91 juta penggunanya. Tidak hanya itu data vital itu dijual...

Sama - Sama Berkuasa Lama Seperti Putin, Para Presiden Ini Bernasib Tragis

Warnabiru.com - Presiden Rusia Vladimir Putin secara resmi berkuasa hingga 16 tahun lagi atau sampai tahun 2036. Hal itu dikonstitusionalkan secara legal lewat referendum...