Apa Itu Manajemen Syariah? Ini Penjelasannya!

0

Warnabiru.com, Dapat dikatakan bahwa saat ini lembaga berbasis syariah sedang meningkat. Ini dibuktikan dengan perkembangan yang dialami oleh bank syariah yang tumbuh sangat pesat baik di dalam maupun luar negeri. Dalam hal ini, akan dijelaskan tentang manajemen syariah. Karena jika kita melihat manajemen syariah tidak kalah pentingnya dengan manajemen lainnya.

BACA: Cara Berinvestasi di Reksa Dana untuk Pemula

Definisi Manajemen Syariah

Memahami manajemen syariah adalah manajemen untuk mencapai hasil yang optimal yang mengarah pada pencarian berkah Tuhan. Dengan demikian, setiap langkah yang diambil didasarkan pada aturan yang telah ditetapkan Tuhan. Jadi bisa dikatakan isi manajemen syariah adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan ilmu manajemen konvensional. Tetapi telah diwarnai oleh aturan Alquran, Hadits dan beberapa contoh yang telah dibuat oleh para sahabat.

Jika dilihat dari pengertiannya, dapat dikatakan bahwa ruang lingkup manajemen syariah sangat luas, yang dapat berupa pemasaran, produksi, kualitas, keuangan, sda, hmm, dan sebagainya.

Bahkan manajemen Qalbu (MQ) yang dikembangkan oleh Aa 'Gim dapat dikatakan bersekutu dengan manajemen Syariah ini. Dalam hal ini kita hanya akan membahas di bidang ekonomi dan pemerintahan yang terkait dengan pemasaran, keuangan, sumber daya manusia, kualitas, pegawai negeri, dan peraturan pemerintah.

Tentunya semua orang tahu bahwa prinsip ekonomi secara umum dan manajemen khususnya untuk mencapai hasil maksimal dengan kerja minimum. Prinsip konvensional tumbuh pesat di Barat. Sebenarnya Islam tidak menentang prinsip ini dan bahkan bisa dikatakan mendorong prinsip ini. Tetapi manajemen syariah hanya menambah tanda-tanda pada manajemen konvensional sehingga tidak hanya mendapatkan hasil dunia tetapi juga seimbang dengan kehidupan setelah mati.

Dengan tanda-tanda ini sehingga pelaku ekonomi memiliki batasan sehingga dalam menjalankan roda ekonomi tidak merugikan orang lain. Sekarang untuk memahami lebih lanjut tentang manajemen syariah kita perlu mengetahui pandangan Islam tentang sistem ekonomi dasar.

Manajemen Syariah Menurut Al-Qur'an

Dalam Alquran dijelaskan bahwa harta adalah salah satu objek untuk menguji kesalehan seseorang. Harta juga dapat membawa bencana bagi seseorang di akhirat jika mereka tidak dapat menggunakannya dengan benar. Dalam Islam ada dua pandangan tentang melihat kekayaan, sebagai hak atau kepemilikan sesama manusia, Islam sangat bermanfaat. Padahal dalam hubungan antara manusia dan dewa-dewa mereka, manusia sebenarnya tidak punya hak sama sekali.

Jika kita melihat penjelasan di atas, dalam manajemen syariah penekanan pada ekonomi tidak akan terlepas dari kehati-hatian dalam menangani aset. Dengan kita menerapkan manajemen syariah secara penuh tidak akan membuat kita saling menindas dalam menjalankan perekonomian.

Jika kita melihat bahwa perekonomian Indonesia saat ini sedang mengalami krisis, ini juga disebabkan oleh kurangnya pertimbangan karakter ekonomi kita. Selain mengikuti sistem manajemen liberal (konvensional), kami juga terkadang melakukan hal-hal yang bertentangan dengan kejujuran.

Manajemen Syariah dalam Ekonomi

Dengan sistem manajemen syariah secara umum serta manajemen syariah pada khususnya diharapkan dapat memberikan tanda-tanda yang belum diketahui oleh pelaku ekonomi.

Dengan tanda-tanda ini, ia dapat mensejahterakan semua lapisan masyarakat. Kami ambil contoh manajemen syariah dalam jual beli. Itu dinyatakan dalam tanda-tanda bahwa orang kota tidak boleh mencegat dan membeli barang dagangan yang dimaksudkan sehingga penduduk desa tidak tahu harga pasar yang sebenarnya.

Dalam Islam juga tidak diizinkan untuk menetapkan harga sehingga pasar tidak dapat mengikuti hukum "permintaan dan penawaran". Sekarang untuk mendorong kegigihan dalam mencoba, dalam manajemen syariah ada desakan yang mengatakan bahwa "di balik kesulitan pasti ada kemudahan". Dengan contoh kecil ini dapat menunjukkan suatu sistem yang persisten dan memihak mereka yang sering dirugikan untuk masuk ke sistem pasar bebas.

Dengan tanda-tanda yang akrab, diharapkan gema ketekunan, kejujuran, keadilan, dan perlindungan mereka yang lemah akan mewarnai perekonomian dan pemerintahan di Indonesia tercinta ini. Demikian penjelasan manajemen syariah, semoga dengan penjelasan ini kita akan memahami pentingnya manajemen Islam.

APA PENDAPAT ANDA

Silahkan masukan komentar
Masukan nama Anda disini