Kasus Melonjak, Moscow Luncurkan Program Tes Massal Antibodi Virus Corona

Baca juga

Keuntungan menjadi anggota VIP danarupiah

Warnabiru.com – Pengguna aplikasi danarupiah pasti tidak asing lagi dengan istilah anggota VIP danarupiah yang bisa dimukan didasbor aplikasi...

10 Penyedia Pinjaman Online Dan KTA Tanpa Kartu Kredit Dengan Proses Termudah

Warnabiru.com - Pusing dengan rumitnya syarat pengajuan KTA ke bank? Jangan khawatir karena masih banyak pilihan alternatif yang bisa...

Pengenalan Marketplace Dan Toko Online Bagi Pemula

Toko Online adalah media yang memudahkan orang untuk membeli dan menjual barang tanpa harus bertemu atau bertemu muka karena...

Warnabiru.com – Kota Moscow mulai meningkatkan kewaspadaan dengan meluncurkan program tes besar-besaran. Saat ini Moskow mulai mengadakan tes antibodi virus corona terhadap ribuan penduduk yang dipilih secara acak.

Pihak berwenang berharap dengan diselenggarakannya program ini dapat membantu dalam upaya menentukan waktu yang aman guna memberikan relaksasi lockdown kota Moscow.

Ibu Kota Rusia yang dihuni lebih dari 12 juta jiwa ini sudah memasuki pekan ke tujuh dari masa lockdown. Dan menjadi salah satu kota yang paling berat memikul beban dari timbulnya wabah virus corona di Rusia.

Hal ini menyebabkan lebih dari seperempat juta orang terpapar virus corona, berdasarkan angka resmi secara nasional.

BACA JUGA: Brasil Kehilangan Dua Menteri Kesehatan Dalam Satu Bulan Akibat Lonjakan Kasus Covid-19

Sergei Sobyanin, Walikota Moskow mengatakan, skala sebenarnya dari wabah ini jauh lebih besar daripada data resmi, karena banyak orang yang terinfeksi tanpa mengalami gejala. Karena itu, mereka yang sebenarnya terinfeksi, tidak menyadari jika mereka adalah “carrier” atau pembawa virus.

Sergei mengatakan, Program tes massal akan membantu mengidentifikasi orang-orang tersebut, menunjukkan gambaran penyebaran virus corona yang bisa diandalkan, dan memungkinkan bagi para pejabat bisa beristirahat selama masa lockdown tanpa mempertaruhkan nyawa.

Didalam program tersebut, terdapat setidaknya 70.000 penduduk akan diundang setiap hari dalam kurun waktu tertentu. Kemudian, akan dilakukan tes darah secara gratis di salah satu dari 30 klinik berbeda diseluruh kota. Mereka akan melakukan tes untuk virus corona dan tes antibodi virus corona.

Untuk setiap penduduk yang dipilih secara acak akan mendapatkan undangan melalui pesan teks atau melalui email. Tes yang diselenggarakan ini bersifat sukarela, bagi penduduk yang berkeinginan untuk mengikuti tes tersebut harus melakukan pendaftaran terlebih dahulu yang disediakan secara online oleh para pejabat.

BACA JUGA: Putin Perpanjang Lockdown 14 Hari, Rencana Pelonggaran Bulan Mei

Pemerintah Kota Moscow berharap untuk mengembangkan sistem pengujian antibodi. Hal ini akan membantu mereka dalam upaya memenuhi program pengujian sebanyak 200.000 tes per hari di akhir bulan, kata Walikota Moscow.

 

Berita Terkait

Masalah Regulasi Batasi Indonesia dalam Rantai Farmasi Global

Warnabiru.com - Kini, dunia sedang berlomba untuk memerangi pandemi COVID-19. Namun, Indonesia justru bisa kehilangan kesempatan untuk meningkatkan perannya dalam rantai nilai global industri...

Alat Rapid Test Corona Buatan Indonesia yang Tengah Diperbincangkan

Warnabiru.com - Virus Corona benar - benar membuat semua pihak kalang - kabut. Bagaimana tidak penyebaran virus yang berasal dari Cina ini begitu cepat....

WHO Rilis Data Turunnya Akses Obat HIV di Tengah Krisis COVID-19

Warnabiru.com - Pandemi COVID-19 sekarang mengancam akses perawatan HIV / AIDS, karena negara-negara, termasuk Indonesia, berfokus pada penanggulangan penyakit pernapasan yang sangat menular.Organisasi Kesehatan...

Sri Mulyani: Masalah Administrasi Hambat Pengeluaran Anggaran COVID-19

Warnabiru.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa beberapa masalah administrasi telah menghambat upaya pemerintah untuk mengucurkan dana anggaran COVID-19 dengan cepat, ketika...

APA PENDAPAT ANDA

Silahkan masukan komentar
Masukan nama Anda disini

Berita Terbaru

AJI Surabaya Rilis Data Pekerja Media Terinfeksi COVID-19, Tiga Meninggal Dunia

Warnabiru.com - Menurut Aliansi Jurnalis Indoneisa (AJI) Surabaya, lebih dari 50 pekerja media di Surabaya, Jawa Timur, telah dites...

Beberapa Sekolah Sudah Memulai Tahun Ajaran Baru

Warnabiru.com - Setelah berbulan-bulan belajar dari rumah, siswa di beberapa daerah Indonesia kembali ke sekolah pada hari Senin sesuai dengan apa yang disebut protokol...

Selain Hakim di Aceh yang Dianiaya, Sederet Hakim Ini Juga Bernasib Sama

Seorang pria berinisial MUS ditahan Polres Aceh Timur karena melakukan pemukulan terhadap Hakim Mahkamah Syari'ah Idi, Salamat Nasution. Dalam laporan bernomir LP/79/Yan.1.6/VII/2020/SPKT tanggal 7...

Masalah Regulasi Batasi Indonesia dalam Rantai Farmasi Global

Warnabiru.com - Kini, dunia sedang berlomba untuk memerangi pandemi COVID-19. Namun, Indonesia justru bisa kehilangan kesempatan untuk meningkatkan perannya dalam rantai nilai global industri...

2024, BP Tapera Akan Kelola Rp60 T Fokuskan Lembaga Pemerintah

Warnabiru.com - Badan pengelola program tabungan perumahan umum (BP Tapera) memperkirakan bahwa mereka akan mengumpulkan dan mengelola Rp60 triliun pada tahun 2024, sebagian besar...

Berita Pilihan

Selain Dilarang Berpakaian Ketat Ini Syariat Islam yang Diterapkan di Aceh

Warnabiru.com - Media sosial di Aceh dihebohkan dengan foto - foto dan video 10 perempuan berbaju seksi tengah bergowes ria berkeliling Kota Banda Aceh....

Para Konsumen yang Merasa Diketok Harga Oleh Pedagang

Warnabiru.com - Seorang pemilik mobil merasa diketok harga saat dirinya melakukan tambal ban mobilnya. Akun instagram bernama @chieagoestine merasa dongkol dan kecewa karena harus...

Selain Tokopedia Perusahaan Ini Juga Mengalami Peretasan Data Konsumen Bahkan Sampai Bayar Hacker

Tokopedia tengah menjadi sorotan karena pada Mei 2020 forum peretas Raidforums mengaku memiliki data 91 juta penggunanya. Tidak hanya itu data vital itu dijual...

Sama - Sama Berkuasa Lama Seperti Putin, Para Presiden Ini Bernasib Tragis

Warnabiru.com - Presiden Rusia Vladimir Putin secara resmi berkuasa hingga 16 tahun lagi atau sampai tahun 2036. Hal itu dikonstitusionalkan secara legal lewat referendum...