Brasil Kehilangan Dua Menteri Kesehatan Dalam Satu Bulan Akibat Lonjakan Kasus Covid-19

Baca juga

Keuntungan menjadi anggota VIP danarupiah

Warnabiru.com – Pengguna aplikasi danarupiah pasti tidak asing lagi dengan istilah anggota VIP danarupiah yang bisa dimukan didasbor aplikasi...

10 Penyedia Pinjaman Online Dan KTA Tanpa Kartu Kredit Dengan Proses Termudah

Warnabiru.com - Pusing dengan rumitnya syarat pengajuan KTA ke bank? Jangan khawatir karena masih banyak pilihan alternatif yang bisa...

Pengenalan Marketplace Dan Toko Online Bagi Pemula

Toko Online adalah media yang memudahkan orang untuk membeli dan menjual barang tanpa harus bertemu atau bertemu muka karena...

Warnabiru.com – Brasil kehilangan Menteri Kesehatan untuk kali kedua dalam kurun waktu kurang dari satu bulan yang disebabkan oleh semakin meningkatnya jumlah kasus kematian akibat wabah virus corona atau COVID-19.

Pengunduran diri Nelson Teich yang begitu mendadak itu disampaikan melalui pesan whatsapp dari kementerian kesehatan. Sebelumnya, Presiden Brasil telah memecat Luiz Mandetta pada bulan april.

Nelson tiba-tiba mengundurkan diri setelah kurang dari satu bulan bekerja menggantikan Luiz. Berselang sehari setelah Brasil mengumumkan jumlah angka kematian akibat COVID-19 hampir mencapai 14.000 jiwa.

Pengunduran diri Nelson secara mendadak yang diumumkan melalui pesan singkat Whatsapp dari kementerian kesehatan pada jumat pagi, dan kemungkinan akan memperdalam gejolak terhadap buruknya respon pemerintah dalam menangani wabah.

Nelson menjadi menteri kesehatan kedua Brasil yang akan meninggalkan tempat kerjanya dalam waktu kurang dari satu bulan.

Menteri Kesehatan sebelumnya, Luiz Mandetta, dipecat oleh Bolsonaro pada 16 april. Menyusul adanya silang pendapat tentang kebijakan pembatasan sosial, dimana Bolsonaro menganggap hal itu tidak perlu dilakukan.

Berita pengunduran diri Nelson ini disambut cemas oleh para dokter yang berjuang melawan keganasan virus corona. Albert Ko, seorang Profesor Epidemiologi menyalahkan “ kurangnya kepemimpinan, dan tata kelola yang buruk.”

“Kehilangan dua menteri kesehatan akan benar-benar berdampak dramatis terhadap kemampuan negara melawan epidemi,” ucap Albert Ko.

Ketika menjabat, Nelson awalnya mengikuti setiap arahan yang diberikan Bolsonaro. Dengan alasan bahwa memperkuat ekonomi sama pentingnya dengan mengendalikan angka kematian dari wabah yang semakin meningkat.

Namun dalam beberapa minggu terakhir, Nelson semakin tidak setuju dengan Bolsonaro mengenai kebijakan dalam isolasi sosial dan penggunaan obat malaria “chloroquine” untuk mengobati virus corona.

Presiden Brasil cukup antusias mendukung penggunaan obat chloroquine, meskipun berbagai penelitian medis membuktikan bahwa penggunaan obat tersebut tidak memiliki efek positif terhadap pasien COVID-19. Bahkan, penggunaan chloroquine pada pasien COVID-19 bisa menimbulkan komplikasi kesehatan lainnya.

Pada hari kamis Bolsonaro mengumumkan akan merubah protokol tentang penggunaan obat malaria chloroquine yang direkomendasikan oleh Mandetta.

Nelson merasa dirinya malu ketika dia menyaksikan salah satu konferensi pers pada senin lalu, bahwa Presiden telah mengeluarkan dekrit yang mengklasifikasikan Gym, salon kecantikan, dan tempat potong rambut sebagai layanan penting.

BACA JUGA: Kasus Melonjak, Moscow Luncurkan Program Tes Massal Antibodi Virus Corona

“Ini bukan peran kita, itu adalah keputusan presiden,” ujarnya yang tampak bingung.

Brasil melaporkan 844 angka kematian baru dalam 24 jam pada kamis malam, dengan total angka kematian 13.993 dan sekarang memiliki 202.918 kasus positif, menjadikan negara Brasil peringkat keenam diseluruh dunia.

 

FB Komentar

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terbaru

Begini Tips Agar Suami Makin Betah di Rumah

Warnabiru.com - Bagi seorang wanita yang sudah menikah, keberhasilan yang sesungguhnya bukan tentang karir di luar rumah, bukan tentang...

Ternyata Generasi Jadul Lebih Hebat Dibandingkan Generasi Milenial, Ini Buktinya!

Apa perbedaan anak jaman dulu dengan sekarang? dan mana yang lebih hebat? Simak penjelasan mengenai Ternyata Generasi Jadul Lebih Hebat disini.Banyak pendapat yang mengatakan...

La Liga 2020/21: Preview dan Prediksi Atletico Madrid vs Granada

Pertandingan La Liga Musim 2020/21 Pekan ke-3 antara Atletico Madrid dengan Granada akan berlangsung pada hari Minggu 27 September 2020 pukul 21.00 WIB -...

Ustad Abdul Somad Dijaga Saat Ceramah di Lampung Pasca Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber

Warnabiru.com - Dalam sebuah ceramah yang diisi oleh Ustad Abdul Somad (UAS) terlihat dirinya dijaga personil TNI. Hal tersebut dijelaskan secara langsung oleh Kabid...

Serie A 2020/21: Preview dan Prediksi Crotone vs AC Milan

Pertandingan Serie A Musim 2020/21 Pekan ke-2 antara Crotone dengan AC Milan akan berlangsung pada hari Minggu 27 September 2020 pukul 23.00 WIB -Stadio...

Berita Pilihan

Tidak Mendapatkan Keadilan Alasan Happy Hariadi Gugat Cerai Ayah Atta Halilintar

Warnabiru.com - Happy Hariadi adalah mantan istri Anofial Asmid Halilintar yang tidak lain ayah dari Youtuber Atta Halilintar. Namanya disorot karena menggugat mantan suaminya...

KPK Menyoroti 20 Narapida Korupsi yang Mendapatkan Potongan Hukuman Penjara dari MA

Warnabiru.com - Pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyayangkan sikap Mahkamah Agung (MA) yang memberikan 20 narapida korupsi potongan hukuman penjara. Hal tersebut diucapkan oleh...

Jaksa Pinangki Dijerat Pasal Pemufakatan Jahat Hingga Tindak Pidana Pencucian Uang

Warnabiru.com - Kasus suap buron Djoko Tjandra memasuk babak baru. Yakni pembacaan surat dakwaan untuk Jaksa Pinangki Sirna Malasari yang diduga menerima uang sebesar...

Ustad Abdul Somad Dijaga Saat Ceramah di Lampung Pasca Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber

Warnabiru.com - Dalam sebuah ceramah yang diisi oleh Ustad Abdul Somad (UAS) terlihat dirinya dijaga personil TNI. Hal tersebut dijelaskan secara langsung oleh Kabid...