Unit Link, Asuransi Sekaligus Investasi

0

Unit link merupakan produk asuransi yang banyak diminati karena memberikan dua keuntungan: proteksi dan investasi.

Beragam jenis asuransi kini hadir dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Mulai dari asuransi kesehatan, asuransi jiwa, asuransi pendidikan, asuransi mobil, asuransi jaminan hari tua, dan asuransi unit link.

Asuransi unit link merupakan salah satu jenis asuransi yang banyak diminati hingga saat ini. Kenapa? Karena asuransi unit link menawarkan keuntungan ganda yaitu proteksi kesehatan sekaligus investasi. Banyak perusahaan asuransi yang menawarkan produk ini. Berikut penjelasan lebih lengkap mengenai unit link versi WarnaBiru:

Apa Itu Unit Link?

Unit link merupakan produk asuransi yang menawarkan “double benefit” untuk nasabahnya, yaitu proteksi sekaligus investasi.

Di dalam perencanaan dan pengelolaan keuangan, proteksi dan investasi merupakan dua hal penting yang harus dimiliki. Investasi berguna untuk mencapai impian di masa depan, misalnya biaya pendidikan anak atau penopang finansial di masa tua. Investasi akan memudahkan Anda mencapai tujuan tersebut dibanding dengan tabungan biasa yang nilainya sering kali tergerus inflasi.

Proteksi merupakan cara untuk melindungi diri Anda dari berbagai risiko, seperti sakit, cacat, atau meninggal. Jika pencari nafkah mengalami berbagai hal tersebut, maka kondisi finansial keluarga akan terancam. Anak-anak terancam tidak mendapatkan pendidikan yang layak, dan istri tidak mendapat pensiun atau masa tua yang tenang.

Unit link memberikan kemudahan bagi nasabah untuk memperoleh manfaat proteksi dan investasi dalam satu asuransi. Investasi yang ditawarkan kepada nasabah terdiri dari tiga pilihan, yaitu risiko rendah, risiko menengah, dan risiko tinggi.

Instrumen investasi yang digunakan di dalam unit link juga bervariatif, mencakup pasar uang, saham, obligasi, dan campuran. Hal inilah yang menyebabkan return atau imbal hasil dana yang diinvestasikan jauh lebih tinggi dibanding deposito. Namun, di sisi lain ada risiko kerugian yang harus ditanggung oleh pemegang polis, bukan oleh perusahaan atau agen asuransi.

Perusahaan asuransi lebih mudah menawarkan unit link dibanding asuransi jiwa konvensional. Banyak orang berlogika, dengan memilih unit link, uang premi yang mereka bayarkan akan diinvestasikan alias tidak “hilang” begitu saja. Hal ini yang menyebabkan banyak orang lebih tertarik pada investasi jenis tersebut.

Bagaimana Cara Kerja Unit Link?

Premi yang Anda bayarkan akan dipotong sejumlah biaya pada awal tahun penyetoran, seperti biaya akuisisi. Kemudian, premi dimasukkan ke dalam instrumen investasi yang akan menjadi nilai polis.

Nilai polis ini selanjutnya akan memberikan imbal hasil investasi. Dari imbal hasil investasi inilah yang nantinya digunakan untuk membayar biaya asuransi, biaya administrasi, dan biaya asuransi tambahan.

Ada dua mekanisme pengelolaan dana unit link yang biasa dilakukan perusahaan asuransi. Cara pertama: pemotongan premi selama lima tahun pertama untuk biaya akuisisi, kemudian di tahun selanjutnya seluruh setoran premi akan dimasukkan ke dalam investasi. Cara kedua: dalam setiap pembayaran, premi dipotong biaya akuisisi secara rutin selama masa berlaku polis. Nilai polis inilah yang nantinya dapat dicairkan dananya oleh pemegang polis.

Selama nilai imbal hasil investasi masih mencukupi untuk membayar biaya asuransi, maka tagihan premi tidak naik. Sementara, jika terjadi kondisi hasil investasi tidak cukup untuk membayar biaya asuransi, maka nasbah akan diminta untuk melakukan top up atau penambahan dana di luar premi. Kondisi ini disebut juga polis lapse.

Nilai polis ini yang selanjutnya menentukan seberapa besar dana yang bisa diambil oleh pemegang polis. Hal-hal yang memengaruhi nilai polis antara lain besarnya dana yang diinvestasikan, instrumen investasi (obligasi, saham, pasar saham, atau campuran) yang dipilih, serta kemampuan manajer investasi dalam mengelola investasi.

Hal penting menurut warna biru yang harus dipahami pemegang polis yaitu tidak adanya jaminan hasil investasi di unit link dan adanya risiko rugi yang harus ditanggung. Namun, banyak orang yang justru berminat terhadap unit link.

Apa Saja Manfaat Unit Link?

Pertumbuhan unit link memang lebih pesat dibanding asuransi konvensional. Hal ini dikarenakan banyak manfaat yang bisa didapat dari unit link, antara lain:

  1. Mendapatkan dua keuntungan proteksi dan investasi secara bersamaan. Jadi, nasabah tidak perlu repot memisahkan dananya untuk berinvestasi. Ibaratnya, sekali jalan dua tiga pulau terlampaui. Sekali membayar polis, bisa mendapatkan proteksi kesehatan dan jiwa, serta berpeluang mendapatkan imbal hasil investasi.
  2. Tidak perlu repot mengelola investasi. Unit link menawarkan investasi yang dikelola oleh manajer investasi yang profesional dan berpengalaman. Jadi, nasabah hanya perlu memilih profil risiko, lalu mendapatkan laporan hasil investasi dari manajer investasi yang bekerja sama dengan perusahaan asuransi.
  3. Unit link juga menawarkan asuransi tambahan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan nasabah. Asuransi tambahan (rider) ini mencakup asuransi cacat tetap, asuransi penyakit kritis, dan lain sebagainya. Jadi nasabah mendapatkan asuransi all ini one, sehingga lebih praktis dan efisien.

Demikian penjelasan dari warna biru mengenai unit link dan manfaatnya. Tertarik untuk mencobanya?.

 

Tinggalkan Balasan