PSBB Melonggar, Banyak Hotel Pilih Tutup Karena Sepinya Pengujung

Baca juga

Keuntungan menjadi anggota VIP danarupiah

Warnabiru.com – Pengguna aplikasi danarupiah pasti tidak asing lagi dengan istilah anggota VIP danarupiah yang bisa dimukan didasbor aplikasi...

10 Penyedia Pinjaman Online Dan KTA Tanpa Kartu Kredit Dengan Proses Termudah

Warnabiru.com - Pusing dengan rumitnya syarat pengajuan KTA ke bank? Jangan khawatir karena masih banyak pilihan alternatif yang bisa...

Pengenalan Marketplace Dan Toko Online Bagi Pemula

Toko Online adalah media yang memudahkan orang untuk membeli dan menjual barang tanpa harus bertemu atau bertemu muka karena...

Sebuah asosiasi perhotelan mengatakan bahwa hotel-hotel di Indonesia kemungkinan akan tetap tutup sepanjang Juni, dan bisa mulai beroperasi mulai Juli paling awal. Mengingat  kekhawatiran tentang rendahnya transaksi di tengah kekhawatiran konsumen atas pandemi COVID-19.

Permintaan akomodasi diperkirakan masih rendah bulan ini, terutama dengan diberlakukannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di beberapa daerah, menurut ketua Asosiasi Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani.

“Sebagian besar pemilik hotel telah memutuskan untuk menghentikan operasi sepanjang bulan. Mungkin kita akan mulai membuka kembali pintu pada bulan Juli. Kami bisa mengalami kerugian tambahan jika kami memaksa diri untuk membuka dengan tingkat hunian yang rendah,” kata Hariyadi saat konferensi pers yang diadakan oleh pemesanan platform Tiket.com pada hari Jumat (19/6).

Dengan gangguan arus kas karena pandemi, pemilik hotel akan mencoba menghemat modal pada biaya operasional dan berpikir dua kali untuk menyambut kembali tamu, tambahnya.

Pandemi telah sangat menghancurkan pariwisata di Indonesia karena orang tinggal di rumah untuk menahan penyebaran virus, dengan lebih dari 42.000 kasus hingga saat ini. Kunjungan wisatawan asing ke Indonesia telah merosot 87,44 persen tahun-ke-tahun (yoy) menjadi 160.000 pengunjung pada bulan April, terendah dalam sejarah terakhir.

BACA JUGA: Palembang Resmi Cabut PSBB Meski Kasus COVID19 Masih Tinggi

Menurut PHRI, 1.642 hotel dan 353 restoran telah menutup bisnis mereka pada akhir April karena tingkat hunian yang rendah. Data asosiasi juga menunjukkan bahwa 180 tujuan wisata dan 232 desa wisata di seluruh Indonesia ditutup sementara.

Hariyadi mengatakan semua pemangku kepentingan harus bekerja sama untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap keselamatan mereka, karena ketakutan akan infeksi COVID-19 dapat menghalangi orang mengunjungi hotel.

“Banyak orang bertanya kepada saya, ‘kapan kita akan kembali normal?’ Dan jawaban saya adalah, ketika konsumen kita mendapatkan kembali kepercayaan mereka dalam bepergian,” katanya.

Terlepas dari kekhawatiran tersebut, sebuah penelitian terbaru oleh situs web perjalanan Tripadvisor menemukan bahwa 68 persen pelanggan yang disurvei mempertimbangkan rencana perjalanan. Pencarian hotel di Indonesia di situs web meningkat 5,4 persen tahun-ke-tahun (yoy) antara 29 Maret dan 31 Mei.

Hotel-hotel di kota-kota besar juga sudah mulai melihat tingkat hunian mereka meningkat mengikuti keputusan pemerintah untuk mempermudah langkah-langkah PSBB dalam upayanya untuk membuka kembali perekonomian.

Kepala operasional hotel Artotel Group Eduard Rudolf Pangkerego mengatakan perusahaan telah memutuskan untuk membuka empat propertinya di Jakarta dan telah melihat peningkatan hunian di hotel mereka di Jakarta Selatan.

Ada 19 properti di bawah manajemen Artotel, menurut situs web perusahaan, enam di antaranya terletak di ibukota Indonesia.

“Tingkat hunian hotel Jakarta Selatan kami telah mencapai sekitar 30 hingga 40 persen. Pesaing kami juga melaporkan hasil yang sama ketika mulai beroperasi,” kata Eduard selama konferensi.

BACA JUGA: Bagi Pengakses Angkutan Umum Kebijakan “New Normal” Malah Menyusahkan

Sementara permintaan akomodasi hotel dari segmen pasar rekreasi masih di bawah tekanan, Eduard mengatakan permintaan dari segmen bisnis mulai meningkat.

“Situasi masih sulit untuk properti kami yang terletak di pulau-pulau lain (di luar Jawa), seperti di Bali dan Sumatera Utara, tetapi kami melihat permintaan dari segmen bisnis meningkat,” katanya.

Dalam upaya untuk meningkatkan kepercayaan konsumen di industri perhotelan, Tiket.com pada hari Rabu meluncurkan label “bersih” untuk hotel yang telah menerapkan protokol kesehatan dan sanitasi yang ketat.

“Kami percaya bahwa pelanggan kami saat ini membutuhkan jaminan keselamatan kesehatan mereka, dan kami membantu mereka dengan adanya fitur “bersih” di aplikasi. Ini adalah fitur yang dapat meyakinkan mereka untuk bepergian dengan tenang,” kata salah satu pendiri dan kepala pemasaran perusahaan, Gaery Undarsa.

Sekitar 4.000 hotel terbaik di Indonesia maupun di luar negeri telah mendaftar untuk label “bersih”, di mana 80 persennya adalah hotel domestik.

Berita Terkait

Tempat Glamping Keren Di Indonesia yang Cocok Untuk Kamu yang Ingin Camping Dengan Fasilitas Hotel

Warnabiru.com - Ingin merasakan camping namun tetap mendapatkan fasilitas ala menginap di hotel? Tenang, Anda yang menginginkan hal tersebut bisa mencoba sensasi glamping.Sekarang ini sudah...

Cara Tepat Memilih Hotel yang Nyaman dan Murah Untuk Liburan Seru Kamu

Warnabiru.com, Ketika Anda memutuskan untuk liburan keluar kota, salah satu hal yang sangat penting untuk diperhatikan dan disiapkan adalah hotel sebagai akomodasi liburan Anda....

Cara Memilih Hotel Murah Untuk Staycation

Warnabiru.com, Staycation kini sedang menjadi trend baru dalam dunia melepas penat. Banyak orang yang sibuk dengan aktivitas dan enggan jalan – jalan berwisata di...

COVID-19: Tren Infeksi Meningkat, Risma Tetap Cabut PSBB

Warnabiru.com - Surabaya, ibukota Jawa Timur, terus menyerukan agar pembatasan skala besar (PSBB) dijalankan kembali. PSBB di Surabaya secara resmi dicabut awal bulan ini,...

1 KOMENTAR

  1. Meskipun hotel tetep buka kayaknya semua orang bakal takut untuk menginap. Kan ndak ada yang tau kamar tersebut bekas dipake siapa. Terus protokol kesehatannya juga pasti ribet. Kayaknya tergesa gesa kalo buka sekarang

APA PENDAPAT ANDA

Silahkan masukan komentar
Masukan nama Anda disini

Berita Terbaru

Terkait Pelaporannya Hadi Pranoto Siap Gugat Balik Muannas Alaidi Sebesar 10 Miliar Dollar AS

Warnabiru.com - Ketua Umum Cyber Indonesia, Muannas Alaidi melaporkan Anji dan Hadi Pranoto atas dugaan penyebaran berita bohong pasca...

Soal Penangkapan Pelaku Fetish Kain Jarik

Warnabiru.com - Pelaku fetish kain jarik secara resmi ditangkap pihak kepolisian. GAN ditangkap di rumahnya yang terletak di Kelurahan Selat Dalam, Kecamatan Selat, Kabupaten...

Pelaku Perusakan Mobil BNN Saat Penangkapan Bandar Narkoba Ditetapkan Sebagai Tersangka

Warnabiru.com - Polresta Deliserdang secara resmi menetapkan tersangka perusakan mobil BNN Kabupaten Deliserdang yang berusaha menangkap bandar narkoba di Dusun III Rugemuk, Kecamatan Pantai...

Pemerintah Akan Salurkan Bantuan Karyawan Rp 600.000 Perbulan, Penerima Harus Terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan

Warnabiru.com - Lewat Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Erick Tohir, menyatakan pemerintah akan memberi bantuan karyawan swasta yang bergaji dibawah...

Dituduh Pelakor dan Hampir Ditelanjangi, Seorang Wanita Lapor Polisi

Warnabiru.com - Beberapa waktu lalu viral video seorang oknum anggota DPRD Morowali Utara, Sulawesi Tengah digerebek istri sahnya saat berduaan dengan wanita lain dalam...

Berita Pilihan

Metha Penjual Rumah yang Siap Dinikahi Pembelinya Bila Jodoh

Metha Kanzul (30) tengah viral karena dia menjual rumahnya yang berada di daerah Mesu, Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung. Sekaligus siap dinikahi pembelinya. Wanita...

Video Anji dan Hadi Pranoto Tentang Covid-19 yang Menghebohkan

Warnabiru.com - Channel Youtube Dunia Manji tengah menjadi perbincangan. Pasalnya chanel Youtube milik Anji seorang musisi ini menampilkan obrolan Anji dengan Hadi Pranoto seorang yang...

Pelaku Order Fiktif Paket Parabola dan Pisang Satu Truk di Kendal Ditangkap

Warnabiru.com - Polisi berhasil menangkap pelaku order fiktif kepada korban yang bernama Titik (20). Perempuan asal Desa Jungsemi, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, itu...

Setelah 12 Tahun Akhirnya Kedok TNI Gadungan Terbongkar di Medan

Warnabiru.com - Aksi TNI gadungan berinisial M (50) asal Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Sumatera Utara, akhirnya terhenti. Setelah seorang petugas Babinsa...