Presiden Belarus Alexander Lukashenko Meminta Dukungan Presiden Vladimir Putin

Baca juga

Keuntungan menjadi anggota VIP danarupiah

Warnabiru.com – Pengguna aplikasi danarupiah pasti tidak asing lagi dengan istilah anggota VIP danarupiah yang bisa dimukan didasbor aplikasi...

10 Penyedia Pinjaman Online Dan KTA Tanpa Kartu Kredit Dengan Proses Termudah

Warnabiru.com - Pusing dengan rumitnya syarat pengajuan KTA ke bank? Jangan khawatir karena masih banyak pilihan alternatif yang bisa...

Pengenalan Marketplace Dan Toko Online Bagi Pemula

Toko Online adalah media yang memudahkan orang untuk membeli dan menjual barang tanpa harus bertemu atau bertemu muka karena...

Warnabiru.com - Secara resmi Presiden Belarus, Alexander Lukhashenko, meminta bantuan kepada Presiden Vladimir Putin. Hal itu terlihat dalam pertemuan penting kedua pemimpin negara itu pada Senin, 14 September 2020. Pertemuan itu dilakukan dalam sesi perjalanan Presiden Alexander Lukhashenko ke sebuah resor Laut Hitam di Sochi.

Dilansari dari Reuters bantuan Presiden Vladimir Putin penting bagi Presiden Alexander Lukhashenko. Karena bantuan ekonomi dan militer dari Rusia dapat menstabilkan kekuasaannya di Belarus.
Dengan bantuan ekonomi diharapkan dapat meminimalisir bentuk protes rakyat kepada Presiden Alexander Lukhashenko, yang kemudian ditunggangi para kaum oposisi.

Bentuk bantuan ekonomi dari Rusia adalah merestrukturisasi hutang dan mendukung sistem perbankan Belarus. Bahkan dengan dominasi ekonominya di Belarus ada rencana Rusia untuk melakukan mata uang gabungan.

Bentuk bantuan militer dari Rusia adalah membentuk pasukan polisi cadangan di perbatasan Rusia dengan Belarus atas permintaan Presiden Alexander Lukhashenko. Dimana pasukan polisi cadangan ini akan dikerahkan apabila diperlukan.

Selain itu bentuk bantuan militer adalah saat Rusia mengirimkan pasukan terjung payung ke Belarus. Dimana pasukan elit ini mengadakan latihan militer bersama militer Belarus.

BACA JUGA: Sama – Sama Berkuasa Lama Seperti Putin, Para Presiden Ini Bernasib Tragis

Banyak pihak menduga gabungan dari polisi cadangan dan pasukan terjun payung ini akan digunakan Rusia untuk menghalau para oposisi apabila Presiden Alexander Lukhashenko berhasil dikalahkan.

Seperti diketahui kondisi keamanan di Belarus dalam keadaan berbahaya. Karena di berbagai kota banyak terjadi demonstrasi menolak hasil Pemilu yang dianggap curang. Dalam pemilihan presiden (pilpres) antara petahana Presiden Alexander Lukashenko melawan Svetlana Tikhnavskaya ini dimenangkangkan oleh Presiden Alexander Lukashenko.

Dimana presentase kemenangan presiden yang sudah berkuasa dari tahun 1994 itu adalah 80 %. Oposisi yang sudah muak dengan gaya kepemimpinan otorites Presiden Alexander Lukashenko menolak hasil pemilu itu dan mengadakan demonstrasi dimana - mana.

Hasilnya demonstrasi yang terjadi dari awal Agustus 2020 ini berakhir ricuh. Banyak para demonstran yang ditangkap oleh pihak kepolisian karena aparat bersikap represif. Bahkan demonstransi yang terjadi di kota - kota Belarus ini sudah berjalan selama sebulan.

Pihak pemimpin oposisi Svetlana Tikhnavskaya sendiri menyelamatkan dirinya dengan melarikan diri ke Lithuania pada Selasa 11 Agustus 2020. Dia adalah simbol perlawanan melawan Presiden Alexander Lukashenko, sekaligus lawan saat di Pilpres Belarus 2020.

Alasan utama mengapa Svetlana Tikhnavskaya melarikan diri ke Lithuania karena negara itu adalah anggota NATO. Sedangkan petahanan Presiden Alexander Lukashenko adalah pemimpin tulen yang pro Rusia. Sehingga dengan keberadaan Svetlana Tikhnavskaya di Lithuania akan aman, tanpa gangguan kaki tangan Presiden Alexander Lukashenko .

Menyikapi demonstrasi besar - besaran yang dia alami ini. Pihak Presiden Alexander Lukhashenko berjanji tidak akan menyerah kepada oposisi. Menurutnya apabila dia mengundurkan diri maka oposisi akan menghancurkan Belarus. Disebabkan para oposisi ini ditunggangi oleh kekuatan asing. Dimana mereka berkeinginan menyingkirkan dirinya yang merupakan pemimpin pro Rusia.

Kerjasama antara Presiden Alexander Lukhashenko dengan Presiden Vladimir Putin ini. Dinilai merupakan agenda dari Rusia yang akan melakukan aneksasi terhadap Belarus. Hal itu tentu dianggap berbahaya bagi Lithuania sebab Lithuania sendiri adalah anggota NATO yang selalu bersebrangan dengan Rusia

FB Komentar

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terbaru

Begini Tips Agar Suami Makin Betah di Rumah

Warnabiru.com - Bagi seorang wanita yang sudah menikah, keberhasilan yang sesungguhnya bukan tentang karir di luar rumah, bukan tentang...

Ternyata Generasi Jadul Lebih Hebat Dibandingkan Generasi Milenial, Ini Buktinya!

Apa perbedaan anak jaman dulu dengan sekarang? dan mana yang lebih hebat? Simak penjelasan mengenai Ternyata Generasi Jadul Lebih Hebat disini.Banyak pendapat yang mengatakan...

La Liga 2020/21: Preview dan Prediksi Atletico Madrid vs Granada

Pertandingan La Liga Musim 2020/21 Pekan ke-3 antara Atletico Madrid dengan Granada akan berlangsung pada hari Minggu 27 September 2020 pukul 21.00 WIB -...

Ustad Abdul Somad Dijaga Saat Ceramah di Lampung Pasca Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber

Warnabiru.com - Dalam sebuah ceramah yang diisi oleh Ustad Abdul Somad (UAS) terlihat dirinya dijaga personil TNI. Hal tersebut dijelaskan secara langsung oleh Kabid...

Serie A 2020/21: Preview dan Prediksi Crotone vs AC Milan

Pertandingan Serie A Musim 2020/21 Pekan ke-2 antara Crotone dengan AC Milan akan berlangsung pada hari Minggu 27 September 2020 pukul 23.00 WIB -Stadio...

Berita Pilihan

Diancam Hukuman Berat, Generasi Muda di Thailand Tetap Suarakan Kritik Keras untuk Raja

Warnabiru.com - Thailand adalah salah satu negara yang masih menganut sistem kerajaan. Langgengnya kekuasaan Kerajaan Thailand selama ratusan tahun di Thailand, membuat kritik terhadap...

Jaksa Pinangki Dijerat Pasal Pemufakatan Jahat Hingga Tindak Pidana Pencucian Uang

Warnabiru.com - Kasus suap buron Djoko Tjandra memasuk babak baru. Yakni pembacaan surat dakwaan untuk Jaksa Pinangki Sirna Malasari yang diduga menerima uang sebesar...

Ratusan Demonstran Perempuan Ditangkap Dalam Demonstrasi di Belarus

Warnabiru.com - Dalam rangka unjuk rasa menentang kemenangan Presiden Belarus, Alexander Lukhashenko atas pesaingnya Svetlana Tikhnavskaya di Pemilu Belarus silam. Ratusan wanita ditangkap polisi...

Tidak Mendapatkan Keadilan Alasan Happy Hariadi Gugat Cerai Ayah Atta Halilintar

Warnabiru.com - Happy Hariadi adalah mantan istri Anofial Asmid Halilintar yang tidak lain ayah dari Youtuber Atta Halilintar. Namanya disorot karena menggugat mantan suaminya...