Penusuk Syekh Ali Jaber Dijerat Pasal  Penganiayaan Berat dan Undang - Undang Darurat

Baca juga

Keuntungan menjadi anggota VIP danarupiah

Warnabiru.com – Pengguna aplikasi danarupiah pasti tidak asing lagi dengan istilah anggota VIP danarupiah yang bisa dimukan didasbor aplikasi...

10 Penyedia Pinjaman Online Dan KTA Tanpa Kartu Kredit Dengan Proses Termudah

Warnabiru.com - Pusing dengan rumitnya syarat pengajuan KTA ke bank? Jangan khawatir karena masih banyak pilihan alternatif yang bisa...

Pengenalan Marketplace Dan Toko Online Bagi Pemula

Toko Online adalah media yang memudahkan orang untuk membeli dan menjual barang tanpa harus bertemu atau bertemu muka karena...

Warnabiru- Pasca ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian AA pelaku penusukan terhadap Syekh Ali Jaber dijerat pasal penganiayaan berat dan undang - undang darurat. Hal ini dibenarkan oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono.

"Yang bersangkutan juga telah disangkakan kasus penganiayaan berat dan membawa senjata tajam tanpa hak. Sesuai Pasal 351 ayat (2) KUHP dengan ancaman pidana penjara 2 tahun dan Pasal 2 ayat (1) UU Darurat No 12 Tahun 1951 dengan ancaman pidana penjara 1 tahun," jelas Brigjen Awi Setiyono di kantornya pada Senin, 14 September 2020.

Karena sudah ditetapkan sebagai tersangka maka AA akan ditahan selama 20 hari kedepan sambil menunggu proses pengadilan. Pihak kepolisian juga akan memeriksaan psikis tersangka ke rumah sakit jiwa terdekat.

"Kedua, membuat visum et repertum terhadap tersangka untuk dilakukan pemeriksaan secara medis terkait informasi gangguan kejiwaan ke RS Jiwa Kurungan Nyawa Banda Lampung. Dan tentunya nanti Polri dilakukan menerima visum baik itu korban maupun tersangka tentunya nanti akan dilakukan pemeriksaan lanjut dokter," jelas  Brigjen Awi Setiyono.

Terhadap korban sendiri yakni Syekh Ali Jaber mendapatkan luka tusuk sedalam 4 centimeter dan dilakukan jahitan sebanyak 6 jahitan.

Bunyi Pasal 351 KUHP ayat 2 yang menjerat tersangka AA adalah sebagai berikut. (2) Jika perbuatan mengakibatkan luka-luka berat, yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun.

Sedangkan bunyi Undang - Undang No 12 Tahun 1951 Pasal 2 tentang Undang - Undang Darurat adalah sebagai berikut

(1) Barang siapa yang tanpa hak memasukkan ke Indonesia, membuat, menerima, mencoba memperolehnya, menyerahkan atau mencoba menyerahkan, menguasai, membawa, mempunyai persediaan padanya atau mempunyai dalam miliknya, menyimpan, mengangkut, menyembunyikan, mempergunakan atau mengeluarkan dari Indonesia sesuatu senjata pemukul, senjata penikam, atau senjata penusuk (slag-, steek-, of stootwapen), dihukum dengan hukuman penjara setinggi-tingginya sepuluh tahun.

Seperti diberitakan sebelumnya pendakwah Syekh Ali Jaber mengalami kejadian naas yakni ditusuk saat berdakwah di Masjid Afaludin Tamin Sukajawa, Tanjung Karang Barat, Bandar Lampung, pada Minggu, 13 September 2020.

BACA JUGA: Syekh Ali Jaber Ditusuk Saat Mengisi Acara di Lampung

Pendakwah itu ditusuk oleh orang yang tidak dikenal menggunakan senjata tajam. Saat itu pelaku menghampiri Syekh Ali Jaber dari sebelah kanan, kemudian menyerang Syekh Ali Jaber.

Namun pendakwah itu sempat menangkis sehingga terkena lengan sebelah kanan.
Dari pemeriksaan sementara alasan mengapa AA melakukan tindakan menusuk  Syekh Ali Jaber karena merasa dihantui.

Terkait peristiwa naas yang dialaminya  Syekh Ali Jaber memberikan komentar. Yakni dia tidak menerima apabila tersangka dinyatakan sebagai orang gila.   Alasan mengapa  Syekh Ali Jaber menyebut pelaku bukan orang gila.

Karena dirinya berhadapan langsung dengan tersangka. Dimana tersangka secara sengaja mengincar bagian vital tubuhnya.

Menurut  Syekh Ali Jaber tindakan tersangka sangat terlatih. Sehingga pendakwah itu berkesimpulan kemungkinan ada pihak yang menjadi dalang atas peristiwa tersebut

FB Komentar

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terbaru

Begini Tips Agar Suami Makin Betah di Rumah

Warnabiru.com - Bagi seorang wanita yang sudah menikah, keberhasilan yang sesungguhnya bukan tentang karir di luar rumah, bukan tentang...

Ternyata Generasi Jadul Lebih Hebat Dibandingkan Generasi Milenial, Ini Buktinya!

Apa perbedaan anak jaman dulu dengan sekarang? dan mana yang lebih hebat? Simak penjelasan mengenai Ternyata Generasi Jadul Lebih Hebat disini.Banyak pendapat yang mengatakan...

La Liga 2020/21: Preview dan Prediksi Atletico Madrid vs Granada

Pertandingan La Liga Musim 2020/21 Pekan ke-3 antara Atletico Madrid dengan Granada akan berlangsung pada hari Minggu 27 September 2020 pukul 21.00 WIB -...

Ustad Abdul Somad Dijaga Saat Ceramah di Lampung Pasca Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber

Warnabiru.com - Dalam sebuah ceramah yang diisi oleh Ustad Abdul Somad (UAS) terlihat dirinya dijaga personil TNI. Hal tersebut dijelaskan secara langsung oleh Kabid...

Serie A 2020/21: Preview dan Prediksi Crotone vs AC Milan

Pertandingan Serie A Musim 2020/21 Pekan ke-2 antara Crotone dengan AC Milan akan berlangsung pada hari Minggu 27 September 2020 pukul 23.00 WIB -Stadio...

Berita Pilihan

Serie A 2020/21: Preview dan Prediksi AS Roma vs Juventus

Pertandingan Serie A Musim 2020/21 Pekan ke-2 antara AS Roma dengan Juventus akan berlangsung pada hari Senin 28 September 2020 pukul 01.45 WIB -...

Tersangka Pelecehan Seksual Saat Rapid Test di Bandara Soetta Ditangkap

Warnabiru.com - Pihak kepolisian berhasil menangkap tersangka pelecehan seksual dan pemerasan yang viral saat rapid test di Bandara Soekarno -Hatta (Soetta).Dilansir dari kompas.com hal...

KPK Menyoroti 20 Narapida Korupsi yang Mendapatkan Potongan Hukuman Penjara dari MA

Warnabiru.com - Pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyayangkan sikap Mahkamah Agung (MA) yang memberikan 20 narapida korupsi potongan hukuman penjara. Hal tersebut diucapkan oleh...

Sidang Praperadilan Irjen Napoleon Bonaparte Ditunda Karena Polri Tidak Hadir

Warnabiru.com - Terkait penetapan dirinya sebagai tersangka atas kasus pelarian buron Djoko Tjandra, Irjen Napoleon Bonaparte mengajukan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada...