Pemkot Banjarmasin Jamin Keluarga Pasien ODP dan PDP Rp100 Ribu Per Hari

0

Warnabiru.com – Pemerintah Kota Banjarmasin bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk meringankan beban yang ada di masyarakat, khususnya dalam memutus penyebaran virus corona yang telah menginfeksi hampir di setiap wilayah Indonesia.

Bantuan diberikan Pemerintah Kota Banjarmasin melalui BPBD kemudian disalurkan bagi keluarga pasien yang terkonfirmasi ODP dan PDP. Bantuan yang diberikan kepada keluarga pasien tersebut sebesar Rp 100.000 setiap hari dan akan berlangsung selama 14 hari berikutnya.

HM Hilmi, Kepala BPBD kota Banjarmasin mengungkapkan saat ini sudah terdata setidaknya 300 Kepala Keluarga (KK) yang dapat jaminan bantuan dari Pemkot melalui BPBD karena adanya keluarga yang terkonfirmasi ODP atau PDP.

Menurut Hilmi BPBD Kota Banjarmasin masuk ‘leading sector’ dalam penanganan dan pencegahan COVID-19 ini selain Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial.

Baca Juga: Presiden Jokowi Himbau Untuk Berdamai dengan Covid-19, Begini Kata Para Ahli

“Jadi pelaksanaan penyaluran bantuan sosial untuk warga terdampak COVID-19 ini dananya ada di BPBD, tapi pembagian paket sembako yang besar ke masyarakat di tugaskan kepada Dinas Sosial. Untuk tugas membagikan paket sembako atau jaminan hidup khusus bagi ODP atau PDP karantina diri langsung ditangani BPBD,”Ujar Hilmi.

Hilmi menuturkan ada terdapat setidaknya 700 paket sembako atau setara Rp100.000 per hari yang berlangsung selama 14 hari dimana bantuan tersebut akan disalurkan untuk menjamin kebutuhan sehari-hari bagi keluarga ODP atau PDP saat ini, data penyaluran bantuan sosial ini akan disesuaikan dengan Dinas Kesehatan.

“Hingga kini sudah tersalurkan sekitar 300 Kepala Keluarga (KK), meskipun ada sebagian kecil yang tidak mau menerima bantuan ini karena merasa mampu,” kata Hilmi.

Pemerintah Kota Banjarmasin melalui BPBD telah menyiapkan anggaran cukup besar dalam rangka mengatasi wabah virus corona. Menurut Hilmi, bahkan BPBP Kota Banjarmasin saat ini mengantongi Rp11 Miliar dan akan ditambah lagi hingga Rp25 Miliar untuk dijadikan jaring pemgaman sosial.

Baca Juga: Akankah COVID-19 Bermutasi Menjadi Virus Yang Lebih Berbahaya?

“Karena kan akan ada banyak bansos yang disiapkan, sebab wabah virus COVID-19 ini benar-benar membuat ekonomi masyarakat menjadi berantakan, sehingga perlu dibantu untuk mereka bertahan hidup bersama keluarganya,” kata Hilmi.

Hilmi menambahkan, penyenaran virus corona di Banjarmasin mengalami peningkatan yang tergolong signifikan. Saat ini sudah terkomfirmasi sebanyak 197 pasien yang terinfeksi positif COVID-19.

“Kita harus bersama-sama melawan penyebaran virus COVID-19 ini. Harus patuhi dengan disiplin aturan pemerintah, sehingga virus ini segera hilang dari muka bumi,” tegasnya.

 

APA PENDAPAT ANDA

Silahkan masukan komentar
Masukan nama Anda disini