Pahlawan Anti Genosida di Rwanda Didakwa Tindak Terorisme

Baca juga

Keuntungan menjadi anggota VIP danarupiah

Warnabiru.com – Pengguna aplikasi danarupiah pasti tidak asing lagi dengan istilah anggota VIP danarupiah yang bisa dimukan didasbor aplikasi...

10 Penyedia Pinjaman Online Dan KTA Tanpa Kartu Kredit Dengan Proses Termudah

Warnabiru.com - Pusing dengan rumitnya syarat pengajuan KTA ke bank? Jangan khawatir karena masih banyak pilihan alternatif yang bisa...

Pengenalan Marketplace Dan Toko Online Bagi Pemula

Toko Online adalah media yang memudahkan orang untuk membeli dan menjual barang tanpa harus bertemu atau bertemu muka karena...

Warnabiru.com - Nama Paul Rusesabagina dikenal sebagai pahlawan anti genosida di Rwanda. Aksinya terkenal karena menyembunyikan pengungsi Hutu dan Tutsi dari genosida paramiliter garis keras etnis Hutu. Namun oleh negaranya sendiri pada Senin, 14 September 2020, didakwa kejahatan terorisme.

Paul Rusesabagina adalah salah satu tokoh dari etnis Hutu yang kritis terhadap pemerintahan Presiden Paul Kagame yang didominasi etnis Tutsi. Paul Rusesabagina menyebutkan bahwa Presiden Paul Kagame memberlakukan sentimen terhadap etnis Hutu.

Selama ini Paul Rusesabagina adalah oposisi terhadap Presiden Paul Kagame. Dirinya mendirikan semacam organisasi oposisi yang bernama Movement for Democratic Change (MRCS).

Organisasi ini konon mempunyai pasukan bersenjata yang disebut National Liberation Front (FLN). Atas adanya pasukan ini Presiden Paul Kagame menuduh Paul Rusesabagina dalam tindakan terorisme, pendirian kelompok milisi mematikan dan pembunuhan.

Dia mengasingkan diri di luar negeri selama bertahun - tahun. Karena sadar dirinya akan menjadi incaran Presiden Paul Kagame. Saat dia di Dubai diculik paksa oleh militer Presiden Paul Kagabe untuk diadili di Rwanda.

Di pengadilan Paul Rusesabagina tampak menggunakan masker, jas dan tidak banyak berbicara. Yang mewakili bicaranya adalah pengacaranya bernama David Rugaza.

"Tuduhan terhadap klien saya tidak konsisten. Dia tidak bisa dituduh melakukan kejahatan yang dilakukan pihak lain meski dia menjalin mitra dengan mereka." Ucap David Rugaza di Pengadilan Dasar Kagarama.

Rwanda sendiri pernah menjadi tempat genosida dimana kelompok garis keras etnis Hutu membantai 80.000 etnis Tutsi dan Hutu moderat pada tahun 1994. Peristiwa ini dipicu kematian Presiden Rwanda, Juvenal Habyarimana.

Dia dikenal sebagai presiden moderat karena akan membagi rata kekuasaan Rwanda terhadap etnis Hutu, Tutsi dan Twa. Hal tersebut memicu kemarahan Etnis Hutu yang sudah menguasai 80 % kekuasaan di Rwanda.

Nama Paul Rusesabagina terkenal karena dirinya saat itu bekerja sebagai penjaga Hotel Des Mille Coolines di Kagali. Saat genosida berlangsung dirinya menyembunyikan 1.268 etnis Hutu dan Tutsi di hotelnya tempat bekerja. Sebelum ditangkap dirinya menetap di San Antonio, Texas

FB Komentar

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terbaru

Begini Tips Agar Suami Makin Betah di Rumah

Warnabiru.com - Bagi seorang wanita yang sudah menikah, keberhasilan yang sesungguhnya bukan tentang karir di luar rumah, bukan tentang...

Ternyata Generasi Jadul Lebih Hebat Dibandingkan Generasi Milenial, Ini Buktinya!

Apa perbedaan anak jaman dulu dengan sekarang? dan mana yang lebih hebat? Simak penjelasan mengenai Ternyata Generasi Jadul Lebih Hebat disini.Banyak pendapat yang mengatakan...

La Liga 2020/21: Preview dan Prediksi Atletico Madrid vs Granada

Pertandingan La Liga Musim 2020/21 Pekan ke-3 antara Atletico Madrid dengan Granada akan berlangsung pada hari Minggu 27 September 2020 pukul 21.00 WIB -...

Ustad Abdul Somad Dijaga Saat Ceramah di Lampung Pasca Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber

Warnabiru.com - Dalam sebuah ceramah yang diisi oleh Ustad Abdul Somad (UAS) terlihat dirinya dijaga personil TNI. Hal tersebut dijelaskan secara langsung oleh Kabid...

Serie A 2020/21: Preview dan Prediksi Crotone vs AC Milan

Pertandingan Serie A Musim 2020/21 Pekan ke-2 antara Crotone dengan AC Milan akan berlangsung pada hari Minggu 27 September 2020 pukul 23.00 WIB -Stadio...

Berita Pilihan

Tanggapan MA Terkait Pernyataan KPK yang Menyatakan MA Sering Memotong Hukuman Penjara Koruptor

Warnabiru.com -Mahkamah Agung menolak pernyataan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyatakan Mahkamah Agung (MA) sering menyunat hukuman penjara napi koruptor.Hal tersebut dibenarkan oleh juru...

Fakta Baru Kasus Pemutilasi di Kalibata, Pelaku Tidur Bersama Mayat Korban dan Pernah Diusir Dari Rumah

Warnabiru.com - Terdapat fakta baru kasus mutilasi yang mayatnya ditemukan di Lantai 16 Tower Ebony Apartemen Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu, 16...

Terkuak Motif Pelaku Pelecehan Seksual Saat Rapid Test di Bandara Soetta

Warnabiru.com - Pasca penangkapan terhadap tersangka EF seorang petugas rapid test di Bandara Soekarno - Hatta. Yang melakukan pelecehan seksual kepada penumpang berinisial LH,...

Belum Genap Sebulan Menjabat, Perdana Menteri di Lebanon Mengundurkan Diri

Warnabiru.com - Perdana Menteri Mustapha Adib adalah perdana menteri di Libanon yang baru saja terpilih pada 31 Agustus 2020 kemarin. Namun belum genap sebulan...