Menteri Olahraga Italia Pesimis Bisa Lanjutkan Kembali Serie A

0

Warnabiru.com – Vincenzo Spadafora , Menteri Olahraga italia mengatakan kejuaraan sepakbola papan atas Serie A sepertinya tidak mungkin untuk dilanjutkan musim ini karena wabah COVID-19.

Italia telah menghentikan Serie A semenjak 9 maret sebagai bentuk dari dukungan terhadap lockdown secara nasional untuk menghentikan penyebaran virus corona.

Saat ini Italia mencatat lebih dari 200.000 kasus positif dan kasus kematian yang telah dikonfirmasi lebih dari 27.000, sekaligus menempatkan Italia di peringkat kedua di dunia setelah Amerika Serikat berdasarkan jumlah angka kematian yang terkonfirmasi.

Menteri Olahraga Italia Pesimis Bisa Lanjutkan Serie A

“Saya melihat jalan yang semakin sempit untuk melanjutkan lagi Serie A, jika saya menjadi presiden salah satu klub maka saya akan fokus untuk musim berikutnya”, kata Spadafora.

Eredivisie dan Ligue 1 telah mengumumkan jika musim liga mereka telah berakhir. Sementara Premiere League, Bundesliga, dan Serie A mengatakan bahwa mereka ingin menyelesaikan.

“Keputusan Eridivisie dan Ligue 1 dapat mendorong Italia untuk mengikuti langkah ini”, kata Spadafora

Spadafora juga menambahkan bahwa dia menganggap mayoritas presiden klub Serie A akan meminta untuk menangguhkan liga dan bersiap untuk musim berikutnya.

BACA JUGA : CEO WATFORD : Sepak Bola Tidak Harus Dilanjutkan, Hingga Beban NHS Meredah

PM Italia Giuseppe Conte mengumumkan bahwa lockdown akan diredakan pada 4 mei depan, dan baru mengijinkan klub olahraga untuk menjalankan sesi latihan pada tanggal 18 mei.

Perencanaan protokol medis hingga pertandingan diruangan tertutup tanpa suporter

FIGC (federasi sepakbola italia) telah menyusun protokol medis untuk latihan rutin, tetapi Spadafora mengatakan bahwa pakar sains pemerintah menganggap hal itu masih jauh dari cukup, dan diskusi itu akan berlanjut.

Spadafora mengatakan bahwa jika Serie A bisa dilanjutkan maka kemungkinan besar akan dilakukan dalam ruangan tertutup tanpa suporter.

Serie A menyisakan 12 pertandingan yang harus digelar dan ditambah beberapa pertandingan paruh musim sebelumnya. Saat ini Juventus berada di puncak klasemen dan disusul Lazio yang hanya terpaut satu poin.

Pertandingan bisa ditunda hingga september

Michel D’hooghe, ketua komite medis FIFA mengatakan pertandingan sepakbola tidak boleh digelar hingga awal september untuk membatasi penyebaran virus corona, jika tetap dilaksanakan maka pengadil di lapangan tidak segan melayangkan kartu kuning bagi setiap pemain yang meludah.

BACA JUGA : Ketua Medis FIFA: Pertandingan Sepakbola Tidak Boleh Digelar Hingga September

“Jika ada satu momen dimana prioritas mutlak harus diberikan pada masalah medis, maka inilah saatnya. Ini bukanlah masalah uang, ini tentang hidup dan mati”, kata D’hooghe dalam sebuah pada hari selasa.

“Ini adalah situasi paling dramatis yang kami jalani setelah perang dunia kedua, kita harus realistis,” imbuhnya mengenai pandemi yang telah memaksa penangguhan game di hampir semua negara.

APA PENDAPAT ANDA

Silahkan masukan komentar
Masukan nama Anda disini