Cara Menghasilkan Uang Dari Internet Dengan Berjualan Di Market place seperti Tokopedia, Lazada, BukaLapak DLL

0

Ada banyak hal yang bisa kita lakukan untuk menghasilkan uang dari internet, salah satunya adalah dengan berjualan di market place yang saat ini sedang mendominasi peta dunia usaha.

Hal itu terbukti dengan runtuhnya beberapa nama besar seperti Matahari, dan lain-lain. Penyebabnya tidak lain adalah karena masyarakat saat ini memilih untuk berbelanja online ketimbang harus menyambangi mal dan Pusat perbelanjaan.

Ditambah lagi, berbelanja online di anggap lebih simpel daripada harus pergi ke pusat perbelanjaan. Alasannya karena dengan mengunjungi mall dan pusat perbelanjaan pembeli tetap tidak dapat melakukan negosiasi harga. Sama-sama gak bisa di nego kenapa tidak Belanja Online saja?

Berbicara tentang belanja online, Anda tentu tidak asing dengan beberapa nama Tokopedia, Buka Lapak, Olx, Lazada dan lain-lain yang kini sedang berada dipuncak kejayaannya.

Brand tersebut adalah marketplace yang menyediakan tempat berjualan secara gratis, yang memungkinkan produk anda dilihat dan dijangkau oleh lebih banyak orang. Jika anda tertarik untuk mencari informasi seputar cara berjualan di market place, kami menyarankan anda membaca artikel berikut ini.

Cara Menghasilkan Uang Dari Internet Dengan Berjualan di Market place seperti Tokopedia, Lazada, BukaLapak DLL

Untuk mendapatkan penghasilan dari market place, satu-satunya langkah yang bisa kita lakukan adalah dengan berjualan barang disana. Namun banyak orang yang bingung untuk memulainya.

Secara umum ada 3 metode yang sering dipakai berjualan di Marketplace.

1. Menjual produk sendiri

2. Reseller

3. Dropship.

Jika anda masih belum mengenal istilah diatas, berikut kami berikan penjelasan lengkapnya.

1. Menjual Produk Sendiri

Jika anda mempunyai produk buatan sendiri yang bisa dijual, Ide bagus untuk memasarkannya melalui marketplace. Sebab dengan begitu produk anda akan lebih dikenal dan dijangkau lebih banyak orang yang tentunya akan memberi keuntungan tersendiri bagi anda.

Beberapa barang yang sangat potensi untuk dibuat dan dipasarkan lewat market place diantaranya adalah produk dibawah ini.

  • Produk Pakaian. Produk pakaian adalah tren yang tiada matinya. Jika anda memiliki keahlian dibidang mendesain dan membuat baju, jaket atau kaos Anda dapat mencoba untuk menjualnya dimarket place. Sejauh ini respon masyarakat terhadap produk pakaian yang dijual online sangat tinggi.
  • Makanan Instan. Membuat produk berupa makanan instan juga sangat bagus untuk di pasarkan melalui marketplace. Salah satu contoh dari produk makanan buatan sendiri yang beberapa saat lalu sempat populer dipasarkan di marketplace adalah Bakso aci, snak, coklat dan lain-lain.
  • Hasil Karya Seni. Menjual hasil kerajinan buatan tangan juga sangat bagus untuk dipasarkan melalui marketplace. Beberapa contoh dari produk yang mungkin dapat anda buat diantaranya adalah Vas bunga, souvenir, hardcase smarphon atau produk daur ulang dari sampah plastik dan kaleng.

2. Reseller

Reseller adalah membeli sebuah produk untuk dijual lagi. Cara kerjanya anda membeli barang kepada seller lain untuk nantinya dijual lagi kepada orang lain baik secara Online maupun Offline. Cara ini tentu membutuhkan modal sesuai dengan produk yang ingin dijual.

Selain itu penjual juga harus cakap dan teliti dalam mencari informasi terupdate seputar tren terbaru dari sebuah produk yang paling diminati banyak orang. Hal itu berguna untuk mengetahui sebesar apa prospek barang yang akan kita jual di marketplace.

3. Dropship

Dropship adalah menjual produk orang lain dengan memasang informasi dan gambar produk tersebut di marketplace atau medsos. Anda cukup menghubungi seller asli yang menjual jika ada pembeli untuk melakukan proses pembayaran, dan selanjutnya pihak Seller akan mengirim barang tersebut kepada pembeli atas nama anda.

Dropship sering dikaitkan dengan istilah bisnis online tanpa modal. Hal itu memang benar jika anda berniat menjualnya di medsos. Namun tidak akan berjalan jika anda ingin berjualan dimarket place.

Untuk berjualan dengan system dropship di marketplace, anda harus menyiapkan modal jika sewaktu-waktu ada pembeli. Karena uang yang dikirim oleh pembeli untuk order baru dapat dicairkan jika barang yang dibelinya telah sampai tujuan.

Dalam hal ini, anda harus melakukan order pembelian kepada seller asli dengan harga sesuai barang yang diminta oleh pembeli anda, serta menanggung ongkos kirim sesuai expedisi yang dipilih pembeli.

Untuk mempermudah dalam mempelajari system dropship di marketplace, silahkan baca 6 tahapan berikut ini.

Tahap Pertama – Mencari mitra untuk dropship

    • Cari Seller atau Penjual yang banyak dijumpai di marketplace. Dalam hal ini cari seller yang aktif dan memiliki reputasi yang baik untuk bisa diajak kerjasama.
  • Coba hubungi penjual untuk tersebut untuk meminta izin menjual produk mereka dengan system dropship.
  • Pastikan seller yang diajak kerjasama dapat mengirim barang dengan cepat. Karena semua market place seperti Tokopedia, bukalapak, lazada DLL pasti mempunyai kerangka waktu terbatas untuk proses menerima order dan pengiriman barang.
  • Jangan melakukan Internal dropship karena beberapa marketplace kini melarangnya. Internal dropsip adalah menjual barang orang dengan system dropship di marketplace yang sama. Misalnya anda menjual produk orang lain menggunakan system dropship di Tokopedia, sedangkan seller asli dari barang yang anda jual juga berjualan di Tokopedia.
  • Alternatifnya anda dapat menjual barang tersebut di Bukalapak jika seller atau penjual aslinya berjualan di Tokopedia begitu pula sebaliknya.
  • Jika Seller telah memiliki toko di Tokopedia dan Buka Lapak, Anda masih bisa dropship dengan cara order silang seperti cara diatas. yakni anda harus membeli barang di BukaLapak jika Barang anda laku di Tokopedia dan sebaliknya.

Tahap Kedua – Memposting barang yang akan dijual dengan harga yang telah di markup.

  • Tahapan ini anda dapat memposting gambar dan spesifikasi lengkap dari produk yang akan dijual.
  • Ingat bahwa gambar yang dipasang adalah gambar yang diambil dari seller yang telah memberi izin kepada anda, bukan dari hasil comot di google atau gambar dari seller lain.
  • Jika ada watermark pada gambar mintalah foto terbaru pada seller yang bersangkutan. Pertimbangkan untuk mengedit gambar tersebut agar tidak sama persis dengan aslinya.
  • Agar produk yang dijual lebih cepat laku usahakan markup harga yang sewajarnya. Yakni tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah.

Tahap ketiga – Konsumen membeli barang Anda di market place.

Setelah anda mempublikasi barang yang anda jual, kini saatnya untuk menggaet minat pembeli untuk berbelanja di Toko anda. Lakukan langkah promosi dengan membagikan link toko anda ke media sosial seperti Facebook, Twitter, instagram dan whatsapp dengan bijak. Dalam tahap ini kita asumsikan anda telah mendapat seorang konsumen yang membeli produk anda.

Tahap ke empat – Menghubungi penjual untuk proses order dan pembayaran

Saat anda melihat ada order yang telah masuk di dashbor Akun Tokopedia atau BukaLapak anda. Kini saatnya anda harus menghubungi penjual asli secepatnya untuk pembayaran dan meminta agar barang bisa dikirim kealamat tujuan atas nama anda. Perlu diingat sekali lagi, jangan melakukan internal Dropship atau dana anda akan hilang, pakailah metode order silang antar marketplace.

Tahap kelima – Penjual mengirim barang kepada pembeli atas nama Anda.

Pada tahap ini seller asli akan mengirim barang yang anda beli kealamat pembeli atas nama anda. Disinilah letak paling strategis untuk dapat mengukur kualitas mitra anda.

Beberapa seller tetap mengirimkan kredit link atau nama toko mereka meski apa yang anda lakukan sebenarnya tidaklah gratis. Alasan mereka pun berbeda-beda, mulai dari alasan mengirim bedasarkan nota order yang diterima dan lain-lain.

Lalu bagaimana solusinya? Solusi terbaik adalah tinggalkan seller seperti ini dan cari seller lain yang bisa diajak kerjasama.

Kenapa begitu? karena meski dropship namun sebenarnya anda mengeluarkan biaya serta menanggung resiko lebih besar. Jika pada pelaksanaan dan penerapan kerjasama seller tidak bisa memenuhi harapan anda, maka masih banyak seller lain yang bisa saling menguntungkan.

Tahap Ke enam – Barang sampai kepada pembeli dan anda mendapatkan uang serta keuntungan.

Kesimpulan

Baik menjual produk sendiri, Reseller dan dropship sama sama kekurangan masing masing. Untuk mulai menjual produk sendiri, kadang seorang pemula pasti dibayangi oleh perasaan takut dan minder untuk memasarkan produknya sendiri. Namun jika berhasil melewati tahap itu disanalah dia akan menemukan jalan bisnisnya.

Adapun Reseller, cara ini merupakan cara yang cukup beresiko untuk dilakukan bagi oleh pemula. Selain butuh modal banyak, cara berjualan ini juga riskan mengalami penurunan jika terjadi ledakan stok dari sebuah produk.

Dropship Terlihat sangat simpel namun pada kenyataannya hal itu cukup sulit untuk dijalankan oleh pemula. Untuk mulai membangun bisnis online dengan system Dropship, anda harus pandai memilih seller yang baik dan bisa tepat waktu dalam pengiriman.

Alasannya karena semua marketplace seperti Tokopedia, Lazada, bukalapak dan lain-lain mempuyai kerangka waktu untuk menerima order tersebut. Kalau waktu kita molor sampai melewati batas waktu yang ditentukan maka transaksi kita bisa jadi dibatalkan oleh system.

Namun kelebihannya adalah jika anda berhasil mengelola Toko online dengan cara ini, dapat dipastikan jumlah order anda akan meningkat drastis dikemudian hari. Karena kebanyakan dari pengguna market place akan memberikan Feedback kepada setiap toko yang telah dicobanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here