Beragam Sanksi Tidak Menggunakan Masker di Berbagai Daerah

Baca juga

Keuntungan menjadi anggota VIP danarupiah

Warnabiru.com – Pengguna aplikasi danarupiah pasti tidak asing lagi dengan istilah anggota VIP danarupiah yang bisa dimukan didasbor aplikasi...

10 Penyedia Pinjaman Online Dan KTA Tanpa Kartu Kredit Dengan Proses Termudah

Warnabiru.com - Pusing dengan rumitnya syarat pengajuan KTA ke bank? Jangan khawatir karena masih banyak pilihan alternatif yang bisa...

Pengenalan Marketplace Dan Toko Online Bagi Pemula

Toko Online adalah media yang memudahkan orang untuk membeli dan menjual barang tanpa harus bertemu atau bertemu muka karena...

Warnabiru.com - Demi mencegah menularnya wabah Covid-19 banyak daerah melaksanakan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Salah satu agenda PSBB sendiri adalah melakukan operasi agar masyarakat terbiasa menggunakan masker demi mencegah terpapar Covid-19.

Namun meskipun sudah dilaksanakan operasi tetap saja banyak masyarakat yang membandel tidak menggunakan masker. Oleh karena itu demi memberikan efek jera maka diberlakukan denda terhadap masyarakat yang tidak menggunakan masker.

Secara resmi Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, akan menerapkan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) mulai 14 September 2020.

Untuk pelanggar PSBB Jakarta akan didenda Rp 500.000 apabila tertangkap tangan tidak memakai masker, namun sistem denda ini berjenjang. Merupakan kelipatan dari pelanggaran pertama kemudian pelanggaran kedua dan seterusnya.

BACA JUGA: Aturan Baru PSBB Jakarta Mulai Dari Pernikahan di KUA Hingga Dilarang Isolasi Mandiri di Rumah

"Denda sekarang berjenjang. Pelanggaran pertama dan pelanggaran kedua, dendanya menjadi lebih tinggi. Denda untuk tidak memakai masker adalah Rp 250.000 bila berulang menjadi Rp 500.000 dan seterusnya," jelas Gubernur Anies Baswedan.

Dilansir dari kompas.com begitu pula di Nusa Tenggara Barat, dimana warga tidak memakai masker akan dikenai denda Rp 100.000. Hal tersebut tertuang di Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2020 Tentang Pencegahan Penyebaran Penyakit Menular berlaku mulai Senin, 14 September 2020.

Tujuan diberlakukan Perda ini untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di NTB. Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Nurhandini Eka Dewi.

"Kami belajar dari daerah lain, walaupun dilakukan pembatasan sosial berskala besar apabila sanksi yang diberikan tidak ada, masyarakat cenderung tetap abai terhafap protokol kesehatan Covid-19," jelas dr Nuhandini Eka Dewi pada Minggu, 13 September 2020 via video daring.

Keberadaan Perda ini sudah disahkan oleh DPRD Provinsi NTB dan disetujui Kementrian Dalam Negeri. Kemudian digunakan sebagai acuan seluruh kabupaten di NTB.

Masih dalam ranah yang sama Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) juga memberikan sanksi tegas bagi warganya yang ketahuan tidak menggunakan masker saat PSBB. Perda tentang Adaptasi Kebiasaan Baru ini diajukan pihak pemerintah Sumbar pada 28 Agustus 2020 kemudian disahkan pada 11 September 2020.

BACA JUGA: Ekonom: Pemulihan Ekonomi Masih Lambat Meski PSBB Dicabut

Dalam Pasal 12 ayat 2 dijelaskan bagi masyarakat yang ketahuan tidak memakai masker di luar rumah akan dikenai sanksi membersihkan fasilitas umum selama 90 menit atau denda Rp 100.000. Apabila terjerat kasus yang sama untuk kedua kalinya akan dikenai sanksi membersihkan fasilitas umnum selama 120 menit.

Bagi masyarakat yang ketahuan tidak memakai masker untuk ketiga kalinya akan dikenai sanksi kurungan selama dua hari atau denda Rp 250.000. Hal tersebut diatur dalam pasal 110.

Penerapan Perda itu dibenarkan oleh Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno. "Perda ini setelah disahkan akan disosialisasikan selama seminggu ke depan sebelum sanksi diberlakukan." ucap Gubernur Irwan Prayitno usai menghadiri rapat paripurna DPRD Sumbar pada Jumat, 11 September 2020.

Diberlakukannya Perda ini dikarenakan regulasi sebelumnya tidak ada sanksi sehingga tidak memberikan efek jera bagi masyarakat yang tidak menggunakan masker.

"Saat ini empat daerah di Sumbar sudah masuk zona merah dan tidak ada lagi daerah hijau di Sumbar dan hal ini karena masyarakat yang masih abai terhadap protokol kesehatan," jelas Gubernur Irwan Prayitno.

Pindah ke Jawa Timur untuk masyarakat di Ponorogo yang ketahuan tidak memakai masker di lingkungan umum akan dikenai denda sebesar Rp 50.000 dan KTP akan disita. Dengan dasar Perbup Ponorogo Nomor 19 Tahun 2020 Tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid 19.

Hal tersebut dibenarkan oleh Sekda Ponorogo, Agus Pramono. "Pelaksanannya perorangan yang tidak menggenakan masker dan melanggar protokol kesehatan lainnya dendanya sebesar Rp 50.00," jelas Agus Pramono pada Senin, 14 September 2020.

Alasan mengapa KTP disita karena sebagai jaminan agar pelanggar membayar denda tersebut. Cara membayarnya menggunakan nomor rekening. Setelah membayar dan menunjukkan bukti transfer kemudian pelanggar dapat mengambil KTP miliknya.

Di lingkungan Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, juga menerapkan denda bagi petugas di lingkungan kelurahan yang ketahuan tidak makai masker. Dengan denda sebesar Rp 5.000 itu diharapkan Kelurahan Sumber dapat memutuskan mata rantai Covid-19.

Hal tersebut dibenarkan oleh Lurah Sumber, Dwi Listiyorini. Dimana kebijakan ini berlaku untuk staf, pekerja, tenaga kontrak, linmas dan dirinya sebagai lurah di Kelurahan Sumber.

"Di kantor kami sendiri, dimulai dari staf , para pekerja, Linmas , dan siapapun yang terkait bekerja di Kelurahan Sumber, tenaga kontrak, dan sebagainya apabila lupa menggunakan masker kami denda Rp5.000," ucap Lurah Dwi Listriyorini di Balai Pertemuan RW 012, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, pada Minggu, 12 Maret 2020.

Untuk update penyebaran Covid-14 pertanggal 14 September 2020 adalah sebagai berikut. Terdapat penambahan kasus sebanyak 3.141 kasus baru. Sehingga jumplah kasus Covid-19 di Indonesia mencapai 221.523 orang.

Untuk pasien yang sembuh bertambah sebanyak 3.395 pasien. Sehingga total pasien sembuh dari Covid-19 adalah 158.405. Kabar dukanya sebanyak 118 pasien Covid-19 meninggal dunia. Sehingga total pasien Covid-19 yang meninggal dunia sebanyak 8.841 orang

FB Komentar

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terbaru

Begini Tips Agar Suami Makin Betah di Rumah

Warnabiru.com - Bagi seorang wanita yang sudah menikah, keberhasilan yang sesungguhnya bukan tentang karir di luar rumah, bukan tentang...

Ternyata Generasi Jadul Lebih Hebat Dibandingkan Generasi Milenial, Ini Buktinya!

Apa perbedaan anak jaman dulu dengan sekarang? dan mana yang lebih hebat? Simak penjelasan mengenai Ternyata Generasi Jadul Lebih Hebat disini.Banyak pendapat yang mengatakan...

La Liga 2020/21: Preview dan Prediksi Atletico Madrid vs Granada

Pertandingan La Liga Musim 2020/21 Pekan ke-3 antara Atletico Madrid dengan Granada akan berlangsung pada hari Minggu 27 September 2020 pukul 21.00 WIB -...

Ustad Abdul Somad Dijaga Saat Ceramah di Lampung Pasca Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber

Warnabiru.com - Dalam sebuah ceramah yang diisi oleh Ustad Abdul Somad (UAS) terlihat dirinya dijaga personil TNI. Hal tersebut dijelaskan secara langsung oleh Kabid...

Serie A 2020/21: Preview dan Prediksi Crotone vs AC Milan

Pertandingan Serie A Musim 2020/21 Pekan ke-2 antara Crotone dengan AC Milan akan berlangsung pada hari Minggu 27 September 2020 pukul 23.00 WIB -Stadio...

Berita Pilihan

Kaburnya Narapidana Bandar Narkoba Asal Cina Dari Lapas Kota Tanggerang

Warnabiru.com - Narapidana dalam kasus narkoba bernama Cai Changpan melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Kota Tanggerang. Pelarian bandar narkoba asal Cina...

Tidak Mendapatkan Keadilan Alasan Happy Hariadi Gugat Cerai Ayah Atta Halilintar

Warnabiru.com - Happy Hariadi adalah mantan istri Anofial Asmid Halilintar yang tidak lain ayah dari Youtuber Atta Halilintar. Namanya disorot karena menggugat mantan suaminya...

Sudah Tua Serta Mengakui Kesalahannya Motif Ahok Ingin Mencabut Laporan Penghinaan Dirinya

Warnabiru.com - Basuki Thajaja Purnama atau lebih dikenal Ahok berbesar hati untuk memaafkan tersangka yang mencemarkan nama baiknya di media sosial. Hal tersebut ditunjukkan...

Polda Metro Jaya Menerima Laporan Jurnalis Liputan 6 yang Menjadi Korban Doxing

Warnabiru.com - Secara resmi redaksi Liputan6.com melaporkan kasus doxing atau penyebarluasan data pribadi salah satu jurnalisnya ke Polda Metro Jaya.Hal tersebut dibenarkan oleh Kabid...